MALUKU TENGGARA, Tualnews.com – Perayaan iman berskala besar tengah dipersiapkan umat Katolik di Ohoi Kolser.
Pastor Paroki Paroki Santa Perawan Maria Hati Tak Bernoda Langgur, Pastor Balduinus Inuhan, resmi melantik panitia Perayaan Dedikasi Gereja dan 100 Tahun Goa Santa Maria Imakulata Kolser.
Pelantikan tersebut berdasarkan Surat Keputusan (SK) Nomor 02/SPMHTB-L/PP/III/2026 yang diterbitkan pada Maret 2026.
Momentum ini menjadi tonggak awal persiapan menyambut puncak perayaan yang dijadwalkan berlangsung pada 8 Desember 2026.
Sebanyak kurang lebih 250 orang dilibatkan dalam kepanitiaan yang terbagi dalam 14 seksi.
Abraham Rejaan dipercaya sebagai Ketua Panitia, didampingi Wakil Ketua Petrus Rejaan. Posisi Sekretaris dipercayakan kepada Everadus Maturbongs (Sekretaris I) dan Fransiskus K. Utang (Sekretaris II).
Sementara Bendahara I dijabat Kornelia Bin Renwarin dan Bendahara II Philipus Rumlus.
Adapun 14 seksi yang dibentuk mencerminkan keseriusan dan skala besar perayaan ini, mulai dari Seksi Adat, Goa Maria, Usaha Dana, Perlengkapan, Acara, Dekorasi, Liturgi, Konsumsi, Publikasi dan Dokumentasi, Transportasi, Keamanan, Kesehatan, Lomba hingga Kesekretariatan.
Kepada Tualnews.com, melalui pesan WhatsApp, Selasa (3/3), Abraham Rejaan menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan umat Stasi Kolser.
“Saya ucapkan terima kasih kepada umat Stasi Kolser yang telah memberi saya kepercayaan sebagai Ketua Panitia Perayaan Dedikasi Gereja dan 100 Tahun Goa Santa Maria Imakulata Kolser,” ujar Abraham.
Ia mengakui tanggung jawab tersebut bukan tugas ringan. Namun baginya, pelayanan ini adalah panggilan iman.
“Tugas ini berat, tetapi karena ini pekerjaan Tuhan, saya menerima dan siap melaksanakannya dengan sepenuh hati,” tegasnya.
Abraham juga mengingatkan seluruh panitia agar tetap bersatu dalam semangat pelayanan dan pengabdian, bekerja sesuai bidang masing-masing, serta menjaga kekompakan hingga hari puncak perayaan.
“Jangan lupa, dalam setiap langkah kita Tuhan selalu ada. Mari tetap berpegang pada iman, harapan, dan kasih. Semoga kita menjadi terang dan garam bagi ohoi, daerah, dan bangsa ini,” pesannya.
Tak hanya mengandalkan kekuatan internal, Abraham Rejaan turut mengajak seluruh masyarakat Ohoi Kolser, baik yang berada di Maluku, Maluku Utara, Papua, Sulawesi, Kalimantan, Jawa, Jakarta hingga luar negeri, untuk ambil bagian mendukung dan menyukseskan perayaan satu abad Goa Santa Maria tersebut.
Perayaan 100 tahun Goa Santa Maria Imakulata Kolser bukan sekadar seremoni, melainkan momentum sejarah iman, persatuan, dan kebangkitan spiritual umat.
Dengan struktur panitia yang besar dan solid, Ohoi Kolser kini bersiap menorehkan catatan emas dalam perjalanan sejarah gerejanya.