Regenerasi Kepemimpinan IMM Kota Ambon Resmi Dimulai, Basir Tuhepal dan Mansur Tomagola Nahkodai Organisasi

Ambon, Tualnews.com–  Musyawarah Cabang (Muscab) XV Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kota Ambon resmi menandai estafet kepemimpinan baru organisasi dengan terpilihnya Basir Tuhepal sebagai Ketua Cabang dan Mansur Tomagola sebagai Sekretaris Cabang untuk masa bakti 2026–2027.

Mengusung tema “Regenerasi Kepemimpinan Ikatan yang Transformatif dan Berkemajuan”, Muscab XV menjadi momentum penting bagi IMM Kota Ambon dalam memastikan keberlanjutan organisasi melalui proses kaderisasi dan regenerasi yang demokratis.

Forum berlangsung dinamis dengan semangat kebersamaan, partisipasi kader, serta komitmen untuk memperkuat peran IMM di tengah tantangan sosial yang semakin kompleks.

Lebih dari sekadar agenda pergantian kepemimpinan, Muscab XV menjadi ruang evaluasi terhadap perjalanan organisasi sekaligus forum strategis untuk merumuskan arah gerakan IMM Kota Ambon ke depan.

Berbagai isu kaderisasi, penguatan ideologi organisasi, hingga kontribusi mahasiswa dalam menjawab persoalan masyarakat menjadi perhatian utama dalam pembahasan forum.

Terpilihnya Basir Tuhepal dan Mansur Tomagola dipandang sebagai lahirnya generasi kepemimpinan baru yang diharapkan mampu membawa IMM Kota Ambon menjadi organisasi yang lebih progresif, adaptif, dan berpengaruh dalam kehidupan sosial kemasyarakatan.

Dalam pidato perdananya, Basir menegaskan IMM harus tetap menjaga jati dirinya sebagai gerakan mahasiswa Islam yang berorientasi pada perubahan sosial dan pemberdayaan umat.

“Regenerasi adalah napas organisasi. Kepemimpinan ini harus menjadi titik awal untuk memperkuat IMM sebagai rumah perjuangan kader, ruang intelektual, dan kekuatan moral dalam menjawab berbagai persoalan rakyat,” tegasnya.

Sementara itu, Mansur Tomagola menekankan pentingnya persatuan dan sinergi antar kader sebagai modal utama menghadapi tantangan organisasi di masa mendatang.

“IMM Kota Ambon harus tampil lebih solid, progresif, dan mampu menghadirkan kerja-kerja nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat. Kader harus menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan sosial yang ada,” ujarnya.

Berakhirnya Muscab XV menandai dimulainya babak baru perjalanan IMM Kota Ambon.

Kepemimpinan baru diharapkan mampu memperkuat tradisi intelektual, memperkokoh kaderisasi, serta membangun gerakan yang tetap berlandaskan nilai-nilai keislaman, kemanusiaan, dan keadilan sosial demi mewujudkan organisasi yang transformatif dan berkemajuan.