Langgur,Tualnews.com- Universitas Gadjah Mada bersama Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara memperkuat kolaborasi dalam upaya pemberdayaan masyarakat melalui program Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM).
Kehadiran mahasiswa diharapkan menjadi motor penggerak lahirnya inovasi dan solusi nyata bagi masyarakat di wilayah Kei Kecil.
Bertempat di Aula Kantor Bupati Maluku Tenggara, Selasa (23/6/2026), rombongan mahasiswa KKN-PPM UGM disambut secara resmi oleh Wakil Bupati Maluku Tenggara, Charlos Viali Rahantoknam, S.H., M.Kn.
Penyambutan tersebut menjadi simbol komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pengabdian perguruan tinggi sebagai bagian dari pembangunan daerah.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi atas kepercayaan UGM yang kembali memilih Kei Kecil sebagai lokasi pengabdian.
Menurutnya, kehadiran mahasiswa tidak hanya menjalankan kewajiban akademik, tetapi juga diharapkan mampu memberikan dampak nyata melalui program-program yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
“Kami berharap kehadiran adik-adik mahasiswa dapat menjadi bagian dari percepatan pembangunan, terutama di wilayah-wilayah yang masih membutuhkan perhatian lebih. Tinggalkan karya dan manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Menurut Wabup, program KKN-PPM ini merupakan bentuk sinergi antara dunia akademik dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan kawasan 3T (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal).
” Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara menyatakan siap memberikan dukungan penuh, termasuk memfasilitasi koordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) agar setiap program kerja mahasiswa berjalan selaras dengan kebutuhan dan kondisi riil masyarakat di Kei Kecil, ” Tegasnya.
Sementara itu, perwakilan dosen pembimbing lapangan menyampaikan kalau seluruh mahasiswa telah mempersiapkan berbagai program kerja yang disusun berdasarkan empat klaster utama dan disesuaikan dengan karakteristik wilayah Bumi Larvul Ngabal.
Dijelaskan, selama sekitar 50 hari, para mahasiswa akan tinggal bersama masyarakat di desa-desa lokasi pengabdian.
” Mereka akan mengimplementasikan berbagai program pemberdayaan yang diharapkan mampu memperkuat potensi lokal, meningkatkan kapasitas masyarakat, serta memberikan kontribusi berkelanjutan bagi pembangunan di wilayah Kei Kecil Barat, ” Ungkapnya.
Dia berharap kolaborasi antara UGM dan Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara menjadi contoh nyata kalau sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah mampu menghadirkan inovasi, mempercepat pembangunan, serta menciptakan perubahan yang dirasakan langsung oleh masyarakat.