Ambon, Tualnews.com – Anggota Komisi IV DPRD Maluku, Yan Zamora Noach, mendorong Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) dan Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) untuk mulai menyiapkan tenaga kerja lokal guna mengisi kebutuhan tenaga kerja pada proyek pengembangan Blok Masela.
Menurut Noach, persiapan tersebut perlu dilakukan sejak dini agar masyarakat di wilayah penyangga dan daerah terdampak dapat memperoleh manfaat langsung dari proyek strategis tersebut.
“Kabupaten MBD dan KKT harus mulai mempersiapkan tenaga kerja lokal. Namun sebelumnya perlu ada kepastian terkait kompetensi yang dibutuhkan serta jumlah tenaga kerja yang diperlukan dalam proyek Blok Masela,” kata Noach kepada wartawan di Gedung DPRD Maluku, Ambon, Kamis (4/6).
Ia menjelaskan, informasi mengenai kebutuhan tenaga kerja menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam menyusun program peningkatan kapasitas sumber daya manusia, termasuk pelatihan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri.
Menurut dia, pemerintah daerah dapat bekerja sama dengan lembaga pendidikan maupun lembaga pelatihan kerja untuk menyiapkan tenaga kerja yang memiliki kompetensi sesuai standar yang dibutuhkan perusahaan.
“Kalau kebutuhan tenaga kerja sudah jelas, pemerintah daerah bisa menggandeng lembaga pendidikan dan pelatihan agar masyarakat lokal memiliki kemampuan yang dibutuhkan. Dengan begitu peluang mereka untuk terserap dalam proyek ini akan lebih besar,” ujarnya.
Noach menegaskan bahwa masyarakat lokal harus menjadi prioritas dalam proses perekrutan tenaga kerja. Namun, prioritas tersebut perlu didukung oleh kesiapan sumber daya manusia yang memadai.
“Prioritas tetap harus diberikan kepada masyarakat daerah. Karena itu, kompetensi mereka perlu dipersiapkan sejak sekarang agar mampu memenuhi kebutuhan proyek,” katanya.
Proyek Blok Masela yang berlokasi di Laut Arafura, Maluku, diperkirakan akan menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar pada tahap konstruksi maupun operasional. Karena itu, DPRD Maluku berharap keberadaan proyek tersebut dapat memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat di MBD dan KKT melalui peningkatan kesempatan kerja serta penguatan kapasitas tenaga kerja lokal.