Satpol PP Berhasil Amankan Puluhan Aset Pemkot Tual

Puluhan aset kendaraan bermotor milik Pemkot Tual yang berhasil diamankan Satpol PP Kota Tual

Tual News – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja ( Kasatpol PP ) Kota Tual, Ibrahim Tamher menegaskan dirinya tak main – main dalam menindak tegas oknum ASN Pemkot Tual yang menjadikan aset pemerintah, baik   kendaraan roda dua dan empat sebagai barang milik pribadi, buktinya sampai rabu ( 29/1/2020 ), Satpol PP berhasil mengamankan aset milik Pemkot Tual masing – masing 21 mobil, 40 motor dan 2 speadbot.

“ hari ini rabu ( 29/1/2020 ), kami baru amankan dua buah motor dinas. Jadi untuk mobil seratus persen sudah ditarik sebanyak 21 buah, sedangkan kendaraan bermotor sesuai target 44  buah, dari 66 motor dinas yang masih berada diluar “ ungkapnya.

Video wawancara tualnews.com bersama Kasatpol PP Kota Tual, Ibrahim Tamher, rabu ( 29/1/2020 )

Sedangkan dua buah speadboat milik Pemkot Tual, kata Kasatpol PP,   satu buah milik Dinas Parawisata dan satunya berhasil ditarik dari Desa Letman yaitu Speadbot Kecamatan Kur Selatan.

 “ prinsipnya kami tidak mundur, siap main habis dalam pengamanan aset milik Pemkot Tual “ tegasnya.

Tamher mengaku, 90 % kendaraan roda empat dan dua yang diamankan sudah digadaikan untuk berbagai kepentingan hidup oknum ASN baik biaya anak sekolah, makan – minum dan membayar utang.

21 Kendaraan dinas yang diamankan Satpol PP Kota Tual di halaman Kantor Walikota Tual

“ Walaupun saya bersama anggota Satpol PP Kota Tual diancam, diteror dan dimaki dalam melaksanakan tugas pengamanan aset milik Pemkot Tual, namun kami tidak takut dan gentar hadapi berbagai ancaman dan teror “ tegas Kasatpol PP Kota Tual

Kasatpol PP Kota Tual berharap kesadaran para oknum ASN Pemkot Tual untuk mengembalikan aset kendaraan dinas yang digunakan sudah mencapai lima tahun, sebab apa yang dilakukan sesuai perintah Walikota Tual, Adam Rahayaan, S.Ag dan Wakil Walikota Tual, Usman Tamnge, SE.

“ ASN Kota Tual harus sadar untuk kembalikan aset, karena kendaraan dinas roda empat dan dua yang ditarik, ditemui sudah berganti plat nomor kendaraan dari plat merah menjadi plat hitam “ Harapnya.

Menurut Tamher, operasi penertiban aset itu merupakan bagian dari kebijakan Pemkot Tual dalam mempertahankan laporan keuangan dari BPK dengan opini wajar tanpa pengecualian ( WTP ) tahun 2019 lalu.

“ Sesuai rekomendasi BPK RI, aset kendaraan dinas milik Pemkot Tual yang masih berada diluar masing – masing  21 buah mobil, dan  66 buah motor, sehingga operasi penertiban dan pengamanan dilaksanakan agar di tahun 2020, Kota Tual masih tetap mempertahankan WTP dari BPK “ tandas Tamher.

( team tualnews )