Rektor Minta Sarjana Unppati Tak Jadi Peganggur

Rektor Universitas Pattimura, Marthinus Johanes Saptenno

Tual News – Rektor Universitas Pattimura, Marthinus Johanes Saptenno, dalam amanatnya pada Wisuda Sarjana II, Selasa ( 15/12/2020 ) yang dilaksanakan sesuai protap kesehatan Covid-19 minta para lulusan Sarjana Unppati tidak boleh menjadi penganggur.

“ Mulai saat ini, saudara harus katakan tidak dan tidaak, tidak mau menjadi penganggur lagi setelah lulus jadi Sarjana Unppati “ Pintahnya.

Guru Besar Fisip Unppati ; Air Laut Persatukan Maluku Dalam Bingkai Pancasila

Rektor Unppati mengaku, banyak lulusan Universitas Pattimura bersungut karena setelah lulus Sarjana menjadi penganggur dan beban hidup orang tua serta masyarakat, sebab berjalan linier ( Lurus  ), belum berpikir sebagai seorang ilmuwan atau Sarjana intelektual yang sering disebut kelompok elite strategis dalam masyarakat.

“ Seorang Sarjana harus berpikir dan bertindak berbeda dengan anggota masyarakat lainya. Jadi cara berpikir, berbicara, penampilan dan seluruh tindakan serta perbuatan saudara harus berbeda, artinya setelah lulus jadi Sarjana seharusnya tidak sekedar cari pekerjaan atau menunggu pekerjaan, tetapi harus sebagai pelopor, penggagas, inovator, pemberi solusi, dan pencipta pekerjaan “ Harapnya.

KKBM Akan Latih Pemuda Maluku Masuk Dunia Kerja

Pada kesempatan itu Rektor Unppati menguraikan sepuluh pekerjaan yang paling menjanjikan di masa depan dan sangat dibutuhkan didunia kerja sesuai perkembangan era global masing –masing, praktisi kesehatan, ahli data, digital marketer, ahli teknik dan kontruksi, ceo specialist atau content writer, teknisi IT, WEB atau Mobile Application Developer, designer, akuntan dan ahli lingkungan.

“ Bila saudara mau bekerja keras dan mau memperbaiki kualitas pribadi, maka saudara bisa sukses disetiap bidang yang digeluti. Kesuksesan bukan dipengaruhi oleh usia, tetapi kerja keras serta kemauan “ ujarnya.

Hasil pantauan tualnews.com, proses pelantikan 1.547 Sarjana, Profesi Magister, Doktor Unniversitas Pattimura dilaksanakan sesuai protab kesehatan.

Dugaan Ijasah Palsu Rahayaan Digelar Polda Maluku

Pelaksanaan wisuda digelar pada 3 (tiga) tempat yakni PSDKU Unpatti Kabupaten Maluku Barat Daya sebanyak 32 orang, PSDKU Unpatti Kepulauan Aru sebanyak 52 orang dan Kampus Universitas Pattimura Ambon Sebanyak 1.463 orang dari berbagai program study.

Untuk 1.547 Sarjana Unppati, terdiri dari Pasca Sarjana S2 sebanyak 102 Orang dan  Pasca Sarjana S3, 5 Orang.

Sembilan Mahasiswa Faktek Unppati PKL di Pemkab Malra

Sementara Fakultas  Hukum 173 Orang, Fakuktas  Ilmu Sosial dan Ilmu Politik 132 Orang, Fakultas Ekonomi 170 Orang, Fakultas  Keguruan dan Ilmu Pendidikan ( FKIP ) 485 Orang, Fakultas  Pertanian 79 Orang, Fakultas Perikanan, 101 Orang, Fakultas  Teknik 62 Orang, Fakuktas Ilmu Pengatahuan Alam 94 Orang, Fakultas Kedokteran  terbagi dua yakni Pendidikan Dokter 50 Orang dan Profesi Dokter 10 Orang. ( TN )