Inspektorat Malra Diminta Audit Gereja Protestan Weduar Fer

Img 20220527 wa0013

Tual News – Warga masyarakat di Desa / Ohoi Weduar Fer, Kecamatan Kei Besar Selatan Barat, Kabupaten Maluku Tenggara meminta Inspektorat untuk segera mengaudit pembangunan gedung gereja baru Gereja Protestan Maluku (GPM ) Weduar Fer, kecamatan Kei Besar Selatan barat, pasalnya sudah banyak anggaran dari Pemkab Malra, Pemprov Maluku dan Pempus yang diluncurkan, namun hingga saat ini tidak jelas pertanggungjawaban. Alhasil gedung gereja yang dibangun puluhan tahun belum kunjung selesai.

Permintaan ini disampaikan Maku Tuanubun ketika menghubungi tualnews.com via telepon seluler, selasa ( 08/11/2022).

” Saya minta Inspektorat Malra harus segera turun audit keuangan pembangunan gedung gereja Weduar Fer, ” Pintahnya.

Maku mengaku sudah banyak anggaran pemerintah yang diluncurkan, sementara panitia pembangunan tidak transparan dan terbuka soal penggunaan dana untuk pembangunan tempat ibadah tersebut.

” Saya sudah melaporkan hal ini di sinode GPM, karena bantuan 500 juta dari Kementerian Agama RI, diduga ada ketidakberesan yang dilakukan panitia pembangunan, ” Kesalnya.

Kata dia, selain bantuan hibah dari pempus, Pemprov maluku dan Pemkab Malra yang nilainya fantastis, pembangunan gedung gereja tersebut juga atas hasil swadaya murni warga jemaat untuk material bahan lokal seperti kayu, pasir dan batu, sehingga tidak masuk akal kalau anggaran pembangunan gereja ratusan juta hingga milyaran rupiah itu digunakan seluruhnya untuk pelaksanaan pembangunan.

Ketua Panitia Pembangunan Gedung Gereja Anugerah Weduar Fer, Kecamatan Kei Besar Selatan Barat, Kabupaten Maluku Tenggara, Thoncy Far – Far dalam proposal yang ditujukan kepada Bupati Malra, tertanggal 10 Maret 2020, menyebutkan pembangunan gedung gereja Weduar Fer ukuran 12 x 24 m2 sejak tahun 2006 – 2020 ( kurun waktu 14 tahun ) telah mencapai 85 % dan menghabiskan anggaran sebesar Rp 4.770.000.000,- dari total dana Rp 5.401.784.000,-.

Panitia Pembangunan Gedung Gereja Anugerah Weduar Fer, Kecamatan Kei Besar Selatan Barat, Kabupaten Maluku Tenggara, Thoncy Far – Far kepada tualnews.com, di Langgur jumat ( 03/06/2022 ) mengakui progres pembangunan gedung GPM Anugerah Weduar Fer hingga akhir tahun 2021, pekerjaan fisik mencapai 90 %, menghabiskan anggaran sebesar Rp 4.940.184.000,-.

“ Realisasi anggaran pembangunan gedung gereja ukuran 14 x 24 m2 sampai akhir tahun 2021 sebesar Rp 4,9 milyar dari seluruh rencana anggaran biaya pembangunan gedung gereja Anugerah Weduar Fer sebesar Rp 5.300.000.000,-, “ Ungkap Ketua Panitia, Thoncy Far –Far dalam keterangan klarifikasi kepada Media Tual News.

Panitia pembangunan gedung gereja optimis tahun 2023, Gereja Anugerah Weduar Fer diresmikan, karena tinggal beberapah pekerjaan yang dikebut untuk diselesaikan seperti pekerjaan lantai pemasangan keramik, altar dan pekerjaan kecil lainya.

( Media Tual News )