Polda Maluku Genjot Profesionalisme Humas Lewat Pelatihan Fotografi dan Videografi Digital

Img 20251112 wa0009 scaled

Ambon,  Tualnews.com – Dalam menghadapi tantangan komunikasi publik di era digital, Polda Maluku mengambil langkah konkret dengan menggelar Pelatihan Kemampuan Videografi dan Fotografi Fungsi Kehumasan Tahun Anggaran 2025.

Kegiatan yang berlangsung di Hotel Manise, Ambon, dibuka secara resmi oleh Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Rositah Umasugi, S.I.K., diikuti para personel Humas Polda serta Polres dan Polresta jajaran se-Maluku.

Langkah ini menjadi wujud nyata keseriusan institusi Polri, khususnya Polda Maluku, dalam memperkuat kapasitas sumber daya manusia (SDM) Humas agar lebih kreatif, profesional, dan adaptif terhadap kebutuhan komunikasi publik masa kini.

“Peran Humas tidak bisa dijalankan setengah hati. Rekan-rekan harus mampu menghasilkan karya foto dan video yang tidak hanya indah, tapi juga punya pesan dan makna,” tegas Kombes Rositah Umasugi dalam sambutannya.

Kabid humas polda maluku
Kabid Humas Polda Maluku

Menurutnya, kemampuan dokumentasi visual yang baik merupakan bagian penting dari implementasi program PRESISI (Prediktif, Responsibilitas, Transparansi Berkeadilan) yang dicanangkan oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si.

Bangun Kepercayaan Publik Melalui Visual Berkualitas

Kabid Humas menekankan  kepercayaan publik (public trust) terhadap institusi Polri tidak hanya dibangun melalui tindakan, tetapi juga lewat bagaimana informasi disampaikan ke masyarakat.

“Foto dan video yang kuat bisa berbicara lebih dari kata-kata. Gambar yang tepat mampu menyampaikan pesan positif Polri kepada publik dan memperkuat citra kelembagaan,” ujarnya.

Dalam era informasi yang bergerak cepat, publikasi visual menjadi senjata strategis bagi Humas Polri untuk menjaga transparansi, membuka ruang dialog, dan menepis disinformasi di ruang digital.

” Karena itu, peningkatan kemampuan teknis dalam bidang fotografi dan videografi kini menjadi kebutuhan mendesak, bukan sekadar pelengkap tugas dokumentasi, ” Jelasnya.

Pelatihan ini dirancang tak hanya fokus pada penguasaan alat dan teknik pengambilan gambar, tetapi juga pada etika komunikasi visual dan manajemen konten publik.

Para peserta dilatih untuk memahami nilai berita, sudut pandang komunikasi publik, hingga teknik bercerita (storytelling) visual yang relevan dengan kebutuhan masyarakat modern.

“Jangan anggap kegiatan ini rutinitas. Jadikan pelatihan ini sebagai ruang belajar untuk meningkatkan kualitas diri dan membawa perubahan di lingkungan kerja,” pesan Rositah kepada para peserta.

Ia juga memberikan apresiasi kepada narasumber dan panitia pelaksana yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan tersebut.

Humas Polri di Era Digital: Dari Dokumentasi ke Narasi Publik

Dengan kemajuan teknologi dan perubahan pola konsumsi informasi masyarakat, fungsi Humas kini tidak lagi sekadar pelapor kegiatan.

Humas harus mampu mengemas setiap peristiwa menjadi narasi positif yang membangun kepercayaan publik terhadap Polri.

Melalui peningkatan kompetensi fotografi dan videografi ini, Polda Maluku ingin memastikan  setiap personel Humas memiliki kemampuan menyampaikan pesan Polri secara informatif, berimbang, dan inspiratif.

“Humas Polri harus menjadi jembatan komunikasi yang kuat antara institusi dan masyarakat. Profesionalisme di bidang ini bukan pilihan, tapi keharusan,” tutup Kombes Pol Rositah Umasugi.