Perkelahian Antar Kelompok Pemuda di Fiditan–Tual, Polisi dan Brimob Bergerak Cepat Amankan Situasi

Aparat kepolisian bersama personel Brimob Polda Maluku bergerak cepat mengamankan situasi pasca perkelahian antar dua kelompok pemuda di Desa Fiditan, Kecamatan Dullah Utara, Kota Tual, Rabu (17/12/2025) dini hari.
Aparat kepolisian bersama personel Brimob Polda Maluku bergerak cepat mengamankan situasi pasca perkelahian antar dua kelompok pemuda di Desa Fiditan, Kecamatan Dullah Utara, Kota Tual, Rabu (17/12/2025) dini hari.

TUAL, Tualnews.com  — Aparat kepolisian bersama personel Brimob Polda Maluku bergerak cepat mengamankan situasi pasca perkelahian antar dua kelompok pemuda di Desa Fiditan, Kecamatan Dullah Utara, Kota Tual, Rabu (17/12/2025) dini hari.

Respons sigap aparat berhasil mencegah konflik meluas dan meredam keresahan warga.

Peristiwa tersebut melibatkan kelompok pemuda dari wilayah permukiman Fiditan Kampung Lama dan Fiditan Baru.

Insiden yang terjadi menjelang subuh itu sempat memicu kepanikan warga, menyusul terdengarnya teriakan minta tolong, suara pecahan kaca, hingga munculnya api di salah satu rumah warga.

Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Rositah Umasugi, S.I.K., menjelaskan  kejadian bermula sekitar pukul 02.20 WIT.

Warga mendengar keributan disertai perusakan dan kebakaran ringan pada satu unit rumah di Kompleks Fiditan Kampung Lama. Api berhasil dipadamkan berkat kerja sama warga dan aparat di lokasi.

Tak lama berselang, sekitar 02.27 WIT, ketegangan kembali meningkat di area perbatasan dua wilayah permukiman. Personel Polsek Dullah Utara dan Brimob yang sudah berada di lokasi langsung melakukan langkah persuasif dengan memisahkan massa dan menenangkan situasi.

Kerumunan warga kembali terpantau di sekitar Puskesmas Fiditan. Dalam insiden tersebut, satu warga dilaporkan mengalami luka dan telah mendapatkan perawatan medis.

Selain itu, pangkalan ojek di depan puskesmas terbakar, menambah dampak material dari peristiwa tersebut.

Guna memastikan situasi tetap terkendali, pada pukul 03.35 WIT, Polres Tual menerjunkan personel tambahan melalui Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) bersama personel gabungan.

Aparat mengimbau warga untuk kembali ke rumah masing-masing dan tidak terprovokasi.

Namun, dampak psikologis peristiwa dini hari tersebut masih terasa. Pada Rabu pagi sekitar pukul 10.00 WIT, terjadi konsentrasi warga di salah satu wilayah permukiman yang disertai aksi pemalangan jalan.

Aparat keamanan kembali melakukan pendekatan dialogis secara intensif hingga warga dapat menahan diri dan situasi kembali kondusif.

Polda Maluku menegaskan  hingga saat ini Desa Fiditan dalam kondisi aman dan terkendali. Aparat masih bersiaga penuh untuk mengantisipasi potensi bentrok susulan serta memastikan aktivitas masyarakat berjalan normal.

Kepolisian bersama Pemerintah Daerah, tokoh adat, tokoh agama, dan tokoh masyarakat terus mendorong penyelesaian konflik secara musyawarah dan bermartabat. Masyarakat juga diimbau untuk menahan diri, tidak mudah terprovokasi informasi yang belum terverifikasi, serta mengedepankan dialog dalam menyelesaikan perbedaan.

Sebagai langkah lanjutan, pertemuan bersama tokoh masyarakat dari kedua kampung dijadwalkan berlangsung Kamis (18/12/2025) siang di Pendopo Wali Kota Tual, yang akan dihadiri unsur Forkopimda Kota Tual.

Pertemuan tersebut diharapkan menjadi ruang solusi damai demi menjaga harmoni dan persaudaraan di tengah masyarakat.

“Perdamaian berkelanjutan hanya dapat terwujud dengan keterlibatan semua pihak, terutama generasi muda, untuk bersama-sama merawat keamanan dan persatuan,” tegas pihak kepolisian.