Catut Nama Kapolres Tual, Oknum Polisi Ngamuk Tengah Malam di Dusun Vatraan: Tendang Warga, Lempar Kaca Rumah, Buat Teror

Ilustrasi gambar Tualnews.com
Ilustrasi gambar Tualnews.com

Tual, Tualnews.com–  Di saat publik menuntut Polri lebih humanis, seorang oknum anggota polisi di wilayah hukum Polres Tual, Polda Maluku,  justru diduga mempertontonkan aksi brutal.

Dengan mencatut nama Kapolres Tual, oknum berinisial HB mengamuk di Dusun Vatraan, Kecamatan Pulau Dullah Utara, Kota Tual, menendang warga, merusak rumah, dan membuat teror di tengah malam.

Peristiwa itu terjadi Rabu, 15 April 2026, sekitar pukul 23.00 WIT. Saat warga terlelap, HB datang ke rumah Hi. Husein Toker sambil menggeber-geber sepeda motor.

Aksi itu membuat korban terbangun dan keluar untuk melihat situasi.

Namun bukannya mereda, oknum polisi tersebut justru diduga bertindak agresif. Pintu rumah yang masih tertutup ditendang, lalu ia masuk secara paksa.

Di dalam rumah, korban disebut langsung ditendang pada bagian perut sebelah kiri tanpa alasan yang jelas.

Keributan itu memancing warga sekitar datang dan berusaha menarik pelaku keluar. Tetapi emosi HB semakin memuncak.

Dengan kata-kata kasar dan makian, ia mencaci korban dan keluarganya. Bahkan, di depan warga, ia mengambil batu dan melemparkannya ke kaca bagian depan rumah hingga pecah.

Ironisnya, istri korban terus memohon agar pelaku menghentikan aksinya. Ia bahkan memanggil pelaku sebagai “ Siap ajudan Kapolres Tual”.

Namun permohonan itu tak digubris. Kaca rumah tetap dihancurkan, dan suasana dusun berubah menjadi mencekam.

Aksi tersebut bukan hanya penganiayaan dan perusakan, tetapi juga dinilai sebagai bentuk intimidasi yang menimbulkan ketakutan warga.

Apalagi pelaku disebut-sebut membawa-bawa nama pimpinan, yang memunculkan dugaan penyalahgunaan kedekatan struktural untuk menekan masyarakat.

Kasus ini telah dilaporkan korban ke Polres Tual dan teregister dengan nomor LP-B/47/IV/2026/SPKT/SATRESKRIM/POLRES TUAL/POLDA MALUKU, tertanggal 17 April 2026.

Kasat Reskrim Polres Tual IPTU Aji Prakoso Trisaputra saat dikonfirmasi, Tualnews.com,  membenarkan laporan tersebut.

“Sudah diproses pak, korban sudah buat pengaduan ke Polres Tual,” ujarnya singkat.

Jawaban singkat itu justru memunculkan pertanyaan baru. apakah kasus ini akan diproses transparan?,  ataukah kembali berakhir sebagai “urusan internal” yang tak pernah jelas ujungnya?.

Publik kini menunggu ketegasan Kapolres Tual. Sebab jika benar seorang anggota bisa mengamuk, menendang warga, merusak rumah, lalu mencatut nama pimpinan, maka yang dipertaruhkan bukan sekadar disiplin personel, tetapi wibawa institusi dan rasa aman masyarakat.