SMP Negeri 60 Antusias Ikuti Program “Istana untuk Anak Sekolah”, Bertemu Prabowo Subianto dan Kenal Lebih Dekat Kebijakan Publik

Sebanyak 250 peserta didik dari SMP Negeri 60 Jakarta, Kebon Sirih, mengikuti program “Istana untuk Anak Sekolah” dengan penuh antusiasme, Selasa ( 21 / 4 ). ( foto - Seskab)
Sebanyak 250 peserta didik dari SMP Negeri 60 Jakarta, Kebon Sirih, mengikuti program “Istana untuk Anak Sekolah” dengan penuh antusiasme, Selasa ( 21 / 4 ). ( foto - Seskab)

Jakarta, Tualnews.com — Sebanyak 250 peserta didik dari SMP Negeri 60 Jakarta, Kebon Sirih, mengikuti program “Istana untuk Anak Sekolah” dengan penuh antusiasme, Selasa ( 21 / 4 ).

Kegiatan edukatif ini berlangsung hangat dan interaktif, memberi pengalaman langsung kepada pelajar tentang sistem pemerintahan dan pentingnya kebijakan publik bagi masa depan generasi muda.

Para siswa mengikuti sesi diskusi di Aula Hoegeng, Kantor Sekretariat Kabinet dengan tema “Presiden dan Generasi Muda: Mengapa Kebijakan Penting untuk Masa Depan Anda?”.

Sebanyak 250 peserta didik dari SMP Negeri 60 Jakarta, Kebon Sirih, mengikuti program “Istana untuk Anak Sekolah” dengan penuh antusiasme, Selasa ( 21 / 4 ). ( foto - Seskab)
Sebanyak 250 peserta didik dari SMP Negeri 60 Jakarta, Kebon Sirih, mengikuti program “Istana untuk Anak Sekolah” dengan penuh antusiasme, Selasa ( 21 / 4 ). ( foto – Seskab)

Dalam sesi tersebut, peserta diajak memahami bagaimana kebijakan pemerintah memengaruhi kehidupan sehari-hari serta peran generasi muda dalam pembangunan bangsa.

Setelah diskusi, para pelajar berkesempatan berkeliling kawasan Istana Kepresidenan Jakarta dan mengabadikan momen bersama.

Kegiatan ini tidak hanya bersifat edukatif, tetapi juga memberikan pengalaman langsung mengenal lingkungan pusat pemerintahan negara.

Menariknya, peserta juga berinteraksi langsung dengan Pasukan Pengamanan Presiden.

Para siswa diperkenalkan dengan berbagai jenis pakaian dinas yang digunakan dalam beragam situasi, serta penjelasan mengenai perlengkapan dan tugas pengamanan yang dijalankan.

Melalui kegiatan ini, para siswa memperoleh pemahaman mengenai pentingnya kebijakan publik dan dampaknya terhadap masa depan mereka.

Pengalaman tersebut sekaligus membuka wawasan bahwa Istana bukan sekadar bangunan simbolik, melainkan pusat pengambilan keputusan negara.

Salah satu siswa, Jamhari Hafizh, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kesempatan tersebut.

“Terima kasih Bapak Presiden Prabowo telah mengundang kami ke Istana. Kami mendapatkan pengetahuan baru bahwa Istana tidak hanya soal taman dan istana saja, tapi ada sistem pemerintahan di dalamnya,” ujarnya.

Program ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran politik sejak dini, meningkatkan semangat belajar, serta mendorong generasi muda untuk berperan aktif dalam pembangunan bangsa di masa depan.