Ketua DPRD Kota Tual Usul BNN Libatkan Tokoh Adat Perangi Narkoba

Tual News – Menyikapi maraknya peredaran Narkotika  di Provinsi Maluku, khususnya di Kota Tual, Ketua DPRD Kota Tual, Hasan Syarifudin Borut, SE mengusulkan kepada Gubernur Maluku dan BNN Provinsi Maluku untuk melibatkan para Tokoh adat dalam pemmberantasan dan pencegahan narkoba.

“ Upaya kita disatu sisi, tapi pengedar dan pelaku narkoba juga bergerak di sisi yang lain, olehnya itu salah satu rekomendasi DPRD Kota Tual kepada Kepala BNN Provinsi Maluku dan Gubernur Maluku adalah melibatkan para tokoh adat Kei dalam memerangi narkoba, “ Tandas Borut kepada tualnews.com, usai pertemuan bersama Kepala BNN Provinsi Maluku, ,  Brigjen Pol Rohmad Nurhsahid, M.Si, di Kantor DPRD Kota Tual, Rabu ( 03/11/2021 )

Menurut politisi Partai Keadilan Sejahtera ( PKS ) Kota Tual, selama ini BNN sudah melibatkan berbagai komponen masyarakat dalam pemberantasan dan pencegahan narkotika, namun para tokoh adat harus memiliki peran lebih dalam edukasi.

“ Kita di Kei, dikenal dengan sumpah adat makan dan minum tanah, ini merupakan satu solusi dalam mencegah peredaran narkoba kepada generasi muda, “ jelas Borut.

Dikatakan , kedatangan Kepala BNN Provinsi Maluku di Kota Tual adalah kunjungan kerja yang kedua kali.

“ jadi kunker Kepala BNN Maluku, dalam rangka supervisi dan pengawasan kinerja BNN Kota Tual, “ ujarnya.

Ketua DPRD Kota Tual mengaku berdasarkan informasi yang diperoleh dari lapran masyarakat dan kondisi yang terjadi, penyalagunaan narkoba di Kota Tual relatif cukup tinggi.

“ olehnya itu DPRD Kota Tual sedang siapkan perda insiatif pemberantasan dan pencegahan narkoba di Kota Tual, “ katanya.

Ketua DPRD Kota Tual berharap seluruh komponen masyarakat di Bumi Maren harus bersatu memerangi narkoba, demi menjaga masa depan anak cucu dari barang haram tersebut. ( TN )

 

tualnews

tualnews.com adalah portal berita di Kepulauan Kei sebagai media publik penyambung suara hati masyarakat. semoga media ini menjadi sarana informasi dan publikasi yang aktual, tajam dan terpercaya

Komentar Pembaca