Ketua DPRD Minta Kapolda Maluku Ambil Alih Situasi Malra

Langgur, Tual News – Ketua DPRD Provinsi Maluku, Benhur George Watubun minta Kapolda Maluku Irjen Pol Eddy Sumitro Tambunan mengambil alih situasi di Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) saat ini.

Permintaan itu disampaikan menyusul bentrokan skala besar  antara kelompok pemuda yang kembali terjadi  Minggu dini hari  (16/3/2025) sekitar pukul 01:10 WIT di Landmark Kota Langgur.

Akibat bentrokan ini, mengakibatkan 16 orang luka-luka dan dua meninggal dunia.

“Saya meminta Kapolda Maluku Irjen Pol Eddy Sumitro Tambunan segera ambil alih situasi di Malra,” Pintah Watubun saat dikonfirmasi, Minggu (16/3/2025).

Watubun yang juga Ketua PDI – Perjuangan Provinsi Maluku mengaku bentrokan antara kelompok pemuda di Kabupaten Maluku Tenggara bukan baru sekali terjadi tapi sudah berulang kali.

” Saya sangat prihatin dan menyesalkan situasi yang terjadi hari ini.  Saya minta Kapolda Maluku segera evaluasi kinerja Kapolres Malra,  AKBP Frans Duma dan jajaranya,” Pintah Watubun.

Kata Ketua DPRD Maluku, kalau Kapolres sudah tidak mampu, harus pindahkan dan diganti dengan pejabat Polri yang benar -benar memiliki keseriusan dan kemampuan selesaikan masalah Kamtibmas di Kabupaten Maluku Tenggara.

“Saya lihat masalah ini sudah berulang -ulang, koordinasi itu penting, masa polisi tidak mampu buat pemetaan terhadap akar masalah konflik,” Sesal Watubun.

Benhur menilai selama ini tidak ada  sweeping terhadap alat tajam dan aparat prematur dalam penanganan bentrokan.

“Saya sudah minta Komisi I DPRD Maluku segera menindaklanjuti permasalahan ini, kita datangi Polda Maluku untuk minta perhatian serius Kapolda atas masalah ini,” Pungkasnya.