Fasilitas Kesehatan Ohoi Letman Dibakar OTK, Bupati Malra Tegas Minta Polisi Tangkap Pelaku

Img 20250409 wa0023

Langgur, Tual News  – Bupati Maluku Tenggara, Muhammad Thaher Hanubun (MTH), sangat murka dan menyesalkan pembakaran Fasilitas Kesehatan Puskesmas pembantu ( Pustu ) Ohoi Letman, Kecamatan Kei Kecil, Kabupaten Maluku Tenggara oleh Orang Tak dikenal ( OTK), Rabu dini hari ( 9 / 4 / 2025 ).

Penyesalan itu disampaikan Bupati MTH ketika meninjau langsung bangunan Puskesmas Pembantu (Pustu) di Desa Letman, Kecamatan Kei Kecil, yang hangus terbakar,  akibat ulah orang tak dikenal (OTK).

Patut diduga, OTK yang merupakan pelaku pembakaran Pustu Ohoi Letman, dalam kondisi mabuk minuman keras ( miras) saat membakar fasilitas kesehatan milik pemerintah itu pada rabu dini hari.

Bupati Malra saat tiba di lokasi  pukul 09.00 WIT bersama pejabat Polres Maluku Tenggara dan Dinas Kesehatan, Bupati Malra  terlihat tak mampu menyembunyikan emosinya.

MTH bahkan mengeluarkan pernyataan keras dan  tegas dihadapan warga dan aparat kepolisian.

“Siapapun pelakunya, saya kejar sampai ke lubang batu, ” Tegas Bupati Malra.

Bupati Malra mendesak aparat kepolisian Polres Maluku Tenggara segera mengusut tuntas peristiwa tersebut.

“Polisi harus kerja keras, ini bukan sekadar bangunan, tapi menyangkut pelayanan kesehatan masyarakat. Siapapun pelakunya, harus diproses hukum dan bertanggung jawab,” Pintahnya.

Dihadapan warga Desa Letman, Bupati Malra mengimbau masyarakat menahan diri dan tidak terprovokasi, agar insiden ini tidak memicu konflik internal.

“Saya minta anak-anak muda jangan terpancing emosi. Jangan gara-gara satu orang, seluruh kampung jadi korban. Percayakan penanganan ini kepada aparat dan pemerintah. Negara hadir untuk melindungi rakyatnya,” Terangnya.

Informasi yang dihimpun menyebutkan salah satu pelaku pembakaran telah diamankan pihak kepolisian. Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Polres Maluku Tenggara.

Saat ini, lokasi Pustu Letman telah dipasangi garis polisi dan tengah dalam proses penyelidikan untuk mengungkap motif serta pelaku lainnya.

Kapolres Maluku Tenggara AKBP Frans Duma S.P yang dikonfirmasi via telepon selulernya, Rabu ( 9 / 4 / 2025 ) membenarkan insiden ini dan sementara menyiapkan Rilis Pers untuk disampaikan kepada media.