Ini Identitas 9 Anggota Polres Malra Terluka Akibat Amankan Bentrokan, Dua Rujukan Ambon 

Langgur, Tual News  – Bentrokan antara dua kelompok warga kembali terjadi di Kabupaten Maluku Tenggara ( Malra) minggu dini hari (16/3/ 2025) pukul 01:00 WIT.

Kapolres Maluku Tenggara AKBP Frans Duma,S.P dalam keterangan Pers tertulis melalui  Humas Polres Malra, Ipda Wandi Puasa kepada media ini senin (17/3/2025) menjelaskan bentrokan  yang terjadi antara dua kelompok pemuda berpusat di taman kota Langgur atau Landmark.

Puasa merinci dari bentrokan itu, data korban yang dimiliki Polres Malra, tercatat 17 orang.

Humas Polres Malra, Ipda Wandi Puasa, mengungkapkan total jumlah korban sebanyak 17 orang terdiri dari warga dan Anggota Polres Maluku Tenggara

” Dua orang korban meninggal dunia dan 5 orang korban luka – luka serta  aparat kepolisian Polres Malra yang terluka 9 orang, ” Jelasnya.

Diakui, bentrokan antara  dua kelompok warga menggunakan alat tajam seperti  parang, panah – panah, bahkan senapan angin.

” Jumlah korban 17 orang yang terdata di Polres Malra, ada juga warga yang korban luka,  tapi tidak dibawah ke rumah sakit,” Terangnya.

Anggota Brimob masih menjaga kamtibmas di areal lokasi bentrokan Landmark Ohoijang, Langgur Kabupaten Maluku Tenggara
Anggota Brimob masih menjaga kamtibmas di areal lokasi bentrokan Landmark Ohoijang, Langgur Kabupaten Maluku Tenggara

Wandi Puasa menjelaskan 9 korban dari Polres Maluku Tenggara pada umumnya mengalami luka-luka,  akibat terkena tembakan senapan angin, anak panah dan parang.

”  Sudah dilakukan operasi di RS Karel Sadsuitubun Langgur, sedangkan 2 orang korban Anggota Polres Malra rencananya dirujuk ke Ambon rabu (19/3/2025),” Pungkasnya.

Berikut Wandi Puasa merinci data sembilan Anggota Polres Maluku Tenggara yang menjadi korban luka – luka  saaat melaksanakan pengamanan bentrokan dua kelompok warga.

1). Bripda Muh Mashab (23), mengalami luka akibat terkena potong dengan menggunakan senjata tajam di bagian kepala bagian kanan.

2). Bripda Morsin (23), mengalami luka akibat terkena panah di bagian siku tangan sebelah kiri

3). Bripda Alfian (21) ,mengalamai luka terkena panah di bagian bahu sebelah kiri.

4). Bripda Zulfikar Ohoirat (22) mengalamai luka terkena senapan angin di paha sebelah kanan.

5). Briptu Yusri (24), mengalami luka tembak senapan angin di bagian jari sebelah kiri.

6). Aipda Jhon Kanikir (43), mengalami luka terkena senapan angin di bagian bahu kiri bagian belakang.

7). Aipda Mirus (41), mengalami luka akibat terkena panah di bagian pinggang kiri.

8). Aipda Firman Jamal (41) mengalami luka akibat terkena senapan angin di bagian kanan.

9). Bripda Devian Putra Agustin (22), mengalami luka bibir bagian kanan bawah pecah, terkena pukul.

Sementara itu kata dia,  kerugian material atas bentrokan itu yakni satu unit motor Mio IM3 rusak berat akibat dibakar warga.

Wandi mengaku, kendaraan roda dua itu milik anggota Reskrimum Res Polres Malra, Brigadir Risman Soumena.

” Hari rabu dua anggota polisi akan di rujuk ke Ambon yaitu Bripda Zulfikar Ohoirat dan Aipda Jhon Kanikir, ” Jelasnya.

Pantauan media ini selasa  (18 /3/ 2025) situasi  kamtibmas di wilayah bentrokan  aman dan kondusif.  Namun masih tetap di jaga Anggota Brimob pada wilayah Landmark dan Lampu Merah Ohoijang.