Kantor Desa Rumadian dirusak Massa

Tual News – Kantor Desa / Ohoi Rumadian, Kecamatan Manyeuw, Kabupaten Maluku Tenggara, senin sore ( 13/09/2021 ), pukul 17.30 WIT, dilempar dan dirusak oleh warga masyarakat setempat.

Informasi yang dihimpun, tualnews.com, dari warga Ohoi Rumadian, menyebutkan, warga melempar kaca jendela kantor hingga rusak, lantaran Kepala Ohoi Rumadian belum menyelesaikan hak – hak warga bersama Badan Saniri Ohoi ( BSO )  yang dibiayai dana desa ( DD ) dan ADO Rumadian tahun anggaran 2021.

Dana Desa Rumadian 2020 Dipertanyakan ?

“ jadi kronologisnya, sekitar jam 17.30, beta dapat telepon dari  ibu sekretaris desa,  supaya merapat di depan kantor Camat Manyeuw, sebab staf dan BSO tunggu karena ada masalah penting,  “ Ungkap L. Jamlean, Staf Desa setempat ketika dihubungi tualnews.com.

kaca-dan-pintu-jendela-kantor-desa-rumadian-dilempar-massa-di-ohoi-rumadian.
kaca-dan-pintu-jendela-kantor-desa-rumadian-dilempar-massa-di-ohoi-rumadian.

Kata Jamlean, setelah sampai di Kantor Camat, sekretaris Ohoi minta untuk menyambangi rumah bendahara, mempertaanyakan kepastian pencairan ADO Rumadian.

Kepala Ohoi Rumadian Akui Ada Kekurangan Dana Desa 2020

“ kami dapat informasi sore tadi, kalau ADO Rumadian, sudah dicairkan tanggal 11 juni 2021, waktu katong tanya,  bendahara membenarkan, tapi sudah lupa tanggal pencairan dana desa “ Jelasnya.

Dikatakan, saat itu masyarakat Ohoi Rumadian sudah melihat actifitas dirumah bendahara, sehingga semuanya bergabung menuju rumah Kepala Ohoi Rumadian.

“ ketika kami bersama warga sampai dirumah Kepo Rumadian, orang tuanya mengaku Kepala Ohoi tidak berada dirumah, namun  sekitar sepuluh menit kemudian, Kepo Rumadian muncul dan tanya penjelasan sekretaris desa “ Terang Jamlean.

Saat menerima penjelasan sekdes, kata Jamlean, Kepo Rumadian, meminta para perangkat bersama BSO Rumadian ke Kantor Desa, untuk menjelaskan permasalahan yang terjadi.

Camat : Tiga Ohoi Masukan LPJ DD 2020, Rumadian Belum Ada

“ jadi waktu Kepala Ohoi Rumadian, sementara beri penjelasan kepada staf dan BSO,  masyarakat  mulai ribut di depan kantor,  lalu masa  melempar pintu dan kaca jendelah kantor desa,  “ tandas Jamlean.

Kata dia, saat massa lempar kaca jendelah kantor, pihaknya meminta icin untuk mengeluarkan alat – alat elektronik didalam kantor desa seperti komputer, printer dll.

Informasi lain yang diperoleh, massa kesal dengan prilaku Kepala Ohoi Rumadian, yang sudah mencairkan dana desa tahun anggaran 2021, tanggal 11 juni 2021, namun belum menyelesaikan hak – hak masyarakat seperti tunjangan perangkat ohoi, BSO dan bantuan langsung tunai ( BLT ).

Kapolres Tual, AKBP Dax Emanuelle Samson Manuputty, ketika dikonfirmasi tualnews.com, senin malam ( 13/09/2021 ), pukul 20.00 WIT, membenarkan kejadian ini, namun terkait informasi pengrusakan Kantor Desa Rumadian masih belum jelas, karena saat ini Kapolsek Kei – Kecil, beserta jajaranya sementara berada di TKP. ( TN )

tualnews

tualnews.com adalah portal berita di Kepulauan Kei sebagai media publik penyambung suara hati masyarakat. semoga media ini menjadi sarana informasi dan publikasi yang aktual, tajam dan terpercaya

Komentar Pembaca

%d blogger menyukai ini: