Silaturahmi Kapolres Malra dan GMNI, Kamtibmas Tanggungjawab Bersama 

Kapolres Maluku Tenggara, AKBP Frans Duma S.P dan Wakapolres Izaac Risambessy, S.Sos, Rabu ( 19 / 3 / 2025 ) pukul 14.30 WIT, bertempat di Mapolres Maluku Tenggara melaksanakan pertemuan silaturahmi bersama  OKP Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Maluku Tenggara. ( Foto – Humas Polres Maluku Tenggara)

Langgur, Tual News  – Kapolres Maluku Tenggara, AKBP Frans Duma S.P dan Wakapolres Izaac Risambessy, S.Sos, Rabu ( 19 / 3 / 2025 ) pukul 14.30 WIT, bertempat di Mapolres Maluku Tenggara melaksanakan pertemuan silaturahmi bersama  OKP Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Maluku Tenggara.

Humas Polres Maluku Tenggara, Wandi Puasa dalam keterangan Pers tertulis kepada media ini, Kamis ( 20 / 3 / 2025 ) membenarkan pertemuan silaturahmi dalam rangka membahas perkembangan Kamtibmas di Kabupaten Maluku Tenggara.

Kata Wandi, turut mendampingi Kapolres dan Wakapolres Malra dalam pertemuan silaturahmi itu, Kasat Reskrim Polres Malra IPTU Barry Talabessy SH, MH.

Sementara kata dia, hadir dalam kegiatan tersebut,  Ketua GMNI Kabupaten Malra, Ary Lusubun dan Sekretaris Remon Ohoiner bersama Pengurus lengkap GMNI.

Pada pertemuan tersebut Kapolres Maluku Tenggara, AKBP Frans Duma S.P, mengucakan terima kasih kepada pengurus DPC GMNI Malra, yang sudah berkenan hadir dan melaksanakan silaturahmmi bersama Polres Maluku Tenggara,  guna mendiskusikan perkembangan kamtibmas di wilayah hukum Polres Maluku Tenggara.

” Polres Malra ucapkan terimakasih kepada GMNI Cabang Maluku Tenggara yang sudah mau memberikan koreksi dan masukan / saran pendapat kepada Polres Malra terkait perkembangan kamtibmas yang terjadi beberapa waktu terakhir ini, ” Salutnya.

Menurut Kapolres, hal ini akan menjadi bahan evaluasi Polres Maluku Tenggara untuk menata organisasi dan memperbaiki kinerja dan pelayanan masyarakat.

Soroti Narasi Viral di Medsos Soal Ganti Kapolres Malra 

Pada kesempatan itu, Kapolres Malra menyoroti beberapa stateman /pernyataan dari masyarakat Maluku Tenggara yang viral di media sosial ( Medsos) dengan narasi  *Ganti Kapolres Maluku Tenggara.*

” Perlu diketahui mutasi /rotasi jabatan Kapolres termasuk Kapolres Maluku Tenggara, adalah kewenangan pimpinan Mabes Polri (Kapolri), apabila bapak Kapolri melakukan rotasi / mutasi jabatan Kapolres Maluku Tenggara, saya sebagai seorang prajurit Polri, siap melaksanakan perintah Pimpinan, ” Tegasnya.

Bentrokan di Malra Bukan Sepenuhnya Tanggungjawab Polri 

Kapolres Maluku Tenggara menegaskan permasalahan di Kabupaten Maluku Tenggara sangat kompleks,  termasuk bentrokan antar warga yang terjadi selama ini.

” Seyogyanya itu bukan sepenuhnya tanggung jawab Polri dalam hal ini Polres Maluku Tenggara. Sesuai amanat UU No 7 Tahun 2012, kewenangan penuh penanganan konflik sosial adalah pemerintah daerah dan DPRD,” Jelasnya.

Kapolres Frans Duma menyesalkan semua bentrok / konflik yang terjadi di  Kabupaten Maluku Tenggara cenderung dibebankan kepada Polri / Polres Maluku Tenggara.

” Polres Malra dalam penanganan dan pencegaan konflik / bentrok antar warga di Maluku Tenggara, sudah banyak melakukan kegiatan, diantaranya patroli kamtibmas, penempatan personil pada Pos pengamanan di Taman Land Mark, melakukan himbauan kepada warga untuk tidak berkonflik,  kemudian melakukan pertemuan bersama Pemkab Maluku Tenggara, melibatkan tokoh- tokoh adat, agama, pemuda, namun hasilnya masyarakat masih tetap berkonflik, ” Terangnya.

Kapolres Malra minta perlunya peran orang tua dalam pembinaa keluarga untuk mengawasi anak-anak mereka.

”  Sebagian besar yang terlibat konflik adalah anak-anak masih bersekolah dan waktu terjadinya konflik diatas jam 01.00 dini hari. Semestinya anak-anak tersebut sudah harus tidur / istirahat, ” Pintahnya.

Diakui,  beberapa kali Polres maluku Tenggara melakukan sweeping dan ditemukan ada anak sekolah SMP / SMA membawa senjata tajam ( sajam ), namun karena usia dibawah umur, sehingga Polres Malra  mengembalikan anak-anak tersebut kepada ke orang tua untuk dilakukan pembinaan keluarga oleh orang tua mereka.

” Saya harap  GMNI Cabang Maluku Tenggara dapat berperan aktif dan bersinergi bersama Pemda dan TNI / Polri untuk menjaga stabilitas kamtibmas aman serta damai, ” harap Kapolres Malra dalam pertemuan silaturahmi tersebut.

GMNI Malra Prihatin dan Dukung Polres Malra 

Sementara itu  Ketua GMNI Cabang Malra, Ary Lusubun mengaku  prihatin dan berduka atas insiden yang terjadi minggu  16 Maret 2025, sehingga menyebabkan korban jiwa meninggal dunia dan luka -luka,  termasuk ada personil Polres Malra yang mengalami luka-luka.

” GMNI Malra hingga saat ini mengambil sikap tidak memberikan pernyataan apapun terkait insiden yang terjadi kemarin. Namun GMNI  akan tetap mendukung kinerja dan memberikan suport serta dorongan moriil kepada Polres Maluku Tenggara untuk tetap bertugas menjaga stabilitas kamtibmas aman dan damai di bumi Larvul Ngabal,  Maluku Tenggara, ” Tegas Ketua GMNI Cabang Kabupaten Maluku Tenggara.

Kata Lusubun, GMNI mendorong partisipasi publik dan masyarakat Maluku Tenggara agar bekerjasama dengan Polri, pulihkan situasi kamtibmas di Maluku Tenggara.

”  Jangan saling menyalahkan. Mari kita bekerjasama dengan TNI / Polri untuk menjaga kamtibmas selama bulan puasa dan akan menghadapi hari raya Idul Fitri, ” Ajak Ketua GMNI Malra.

Lusubun pada kesempatan itu meminta Kapolres Maluku Tenggara, berkenan hadir sebagai narasumber pada kegiatan Dis Natalis GMNI ke 71,  GMNI Cabang Kabupaten Maluku Tenggara, Minggu 23 Maret 2025.

Kata dia kegiatan dialog publik GMNI dengan thema,  PERAN PEMUDA DALAM MENJAGA PEMBANGUNAN DI MALUKU TENGGARA.