Aksi Demo Warga Fair di Kejari Tual Tuntut Proses Hukum Dugaan KKN Dana Desa

Tual News – Warga Dusun Fair, Desa Tual, Kecamatan Dullah Selatan, Kota Tual, Senin ( 06/07/2020 ), menggelar aksi demonstrasi di Kantor Kejaksaan Negeri Tual, DPRD dan Pemkot Tual.

Aksi demo damai di Kantor Kejari Tual, diterima langsung Plt. Kejari Tual, Crisman Sahetapy, SH, Kasi Intel, Iwan dan Kasi Pidum. Dalam tuntutanya, sekelompok pemuda Fair peduli minta Kejari Tual segera memproses dugaan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme ( KKN ) Dana Desa di Dusun Fair, karena selama ini tidak ada transparansi dan keterbukaan Kepala Dusun bersama perangkat dalam pengelolaan dana desa.

Aliansi Rakyat Anti Korupsi Desa Larat Demo Inspektorat, DPRD dan Kejaksaan

Dalam tatap muka bersama perwakilan para pendemo, Kasi Pidsus Kejari Tual, Crisman Sahetapy, SH mengaku sudah menerima laporan pengaduan warga beserta bukti – bukti yang dilampirkan, sehingga akan segera diproses sesuai ketentuan yang berlaku.

Lapor Kasus korupsi Dana Desa Fair Kota Tual di Kejaksaan Mandek, AMPP Datangi DPRD

“ Kami sudah terima laporan warga dan akan segera menindaklanjuti untuk diproses “ Tegas Plt. Kejari Tual.

Aksi Demo Warga Dusun Fair di Kantor Kejari TualAksi Demo Warga Dusun Fair di Kantor Kejari Tual

Sahetapy menjelaskan sesuai Instuksi Presiden RI, Ir. Joko Widodo dalam  penanganan laporan masyarakat terkait dugaan penyelewengan dana desa, pihaknya harus fokus pada tindakan pencegahan, namun tidak menutup kemungkinan kalau dalam proses penyelidikan ditemukan indikasi kerugian keuangan negara yang besar dari dana desa, maka harus diproses hukum.

Kadus Fair : 90 % Warga Fair Kota Tual Nikmati Program Dana Desa

“ Kejaksaan hadir untuk melayani masyarakat, namun karena sudah ada kerja sama ( MOU ) antara Inspektorat, Polisi dan Jaksa dalam penanganan kasus dana desa, maka semua laporan pengaduan masyarakat yang masuk harus ada rekomendasi dari  lembaga APIP Inspektorat “ Jelas Plt. Kejari Tual.

Sementara Kasi Intel Kejari Tual, Iwan pada kesempatan itu menegaskan Kejaksaan akan tetap hadir untuk melayani masyarakat, olehnya itu semua laporan pengaduan akan tetap diproses dan ditindaklanjuti.

Inspektur Kota Tual Uji Petik Laporan Dana Desa Dusun Fair 2017 -2019

“ Kami sampai saat ini sudah menerima berbagai laporan pengaduan masyarakat terkait dana desa, mulai dari Desa Labetawi, dan salah satu Desa di Kecamatan PP Kur Kota Tual, termasuk Desa Larat, Waer dan Ohoiel Pulau Kei Besar, Kabupaten Malra “ Ungkapnya.

Para Pendemo Terlibat Aksi Saling Dorong Bersama Satpol PP

Sementara itu aksi demonstrasi warga Dusun Fair di Kantor Walikota Tual, Senin siang ( 06/07/2020 ), diwarnai aksi saling dorong antara warga bersama petugas Satpol PP Kota Tual yang membuat pagar betis didepan pintu masuk Kantor Walikota Tual.

Anggota Satpol PP Kota Tual buat pagar betis didepan pintu masuk Kantor Walikota Tual, ketika aksi demo warga Dusun FairSekda Kota Tual menerima lima perwakilan para pendemo warga Dusun Fair

Para pendemo berkeras untuk memasuki halaman Kantor Walikota Tual, namun dihadang Anggota Satpol PP, sebab pada saat aksi demo itu sedang ada rapat internal Walikota Tual, Adam Rahayaan, S.Ag dan Wakil Walikota Tual, Usman Tamnge, SE bersama Forkopimda Kota Tual.

Aksi sekelompok warga Fair ini berhasil diredam, ketika lima perwakilan para pendemo diterima langsung Sekretaris Daerah ( Sekda ) Kota Tual, Ahmad Yani Renuat.

Dalam pertemuan bersama Sekda Kota Tual diruang kerjanya, yang juga dihadiri Kepala Inspektorat Kota Tual, Kadis PMD dan Asisten Walikota Tual, perwakilan para pendemo minta agar Pemkot Tual mengevaluasi jabatan Kadus Fair, Mohamad Selayar, sebab sejak kepemimpinanya dalam mengelolah dana desa Dusun Fair, tidak ada keterbukaan dalam pengelolaan dana desa untuk peningkatan kesejatraan masyarakat.

Kader Posyandu & Wakil Imam Masjid Fair Kota Tual Sesalkan Laporan AMPP

“ Warga Dusun Fair saat ini hidup merana, sulit memperoleh air bersih, tidak ada pembangunan di kampung Fair, karena Kadus bersama perangkat tidak terbuka, bayangkan selama ini tidak ada musyawarah desa dalam menentukan program prioritas pembangunan desa “ Sesal perwakilan pendemo dalam pernyataan sikap.

Kata Pemuda Fair, selama ini masyarakat tidak mengetahui anggaran dana desa Dusun Fair, sebab pengelolaan dana desa sangat tertutup.

“ Kami minta Inspektorat segera menindaklanjuti 22 temuan saat dilakukan Audit khusus oleh Tim Inspektorat Kota Tual yang turun di Dusun Fair “ Pintahnya. ( TN )

Komentar Pembaca